Pada tutorial kali ini, saya ingin berbagi
tips sederhana, yang mungkin para pengguna debian-debian expert sudah
tidak asing lagi dengan bagian ini, yaitu Remote Access pada Debian
Lenny. Bagi yang belum pernah, bagaimana cara menggunakannya? Mari kita
belajar bersama-sama.
Jaringan komputer
adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu
sama lain. Produktifitas dan efisiensi merupakan bentuk keuntungan yang
kita dapat dari sistem ini. Sebagai contoh dengan adanya jaringan segala
sesuatu tidak harus dilakukan pada tempat yang bersangkutan. Kita dapat
melakukan perintah atau pekerjaan dari jarak jauh tanpa harus berada di
tempat tersebut. Remote access merupakan salah satu mekanisme yang
memungkinkan kita untuk menjalankan perintah dari mesin lain. Dua jenis
fasilitas remote yang dikenal yaitu:
- Berbasis GUI, contoh Remote Desktop Connection (Windows) VNC, rdesktop
- Berbasis Text, contoh telnet dan ssh
Instalasi
Software
yang digunakan untuk aplikasi remote access berabasis text adalah
ssh-server. Untuk melakukan instalasi ssh-server cukup ketikkan perintah
berikut:
D4V1D:~# apt-get install ssh-server
Konfigurasi
Dalam kondisi
default, setelah proses instalasi ssh-server maka kita dapat segera
langsung meng-gunakannya. Jadi kita tidak perlu melakukan konfigurasi
apapun selain mengetahui username dan password dari mesin yang akan
diremote tersebut.
Pengujian
Tentu setelah melakukan proses
instalasi kita harus segera melakukan pengujian terhadap fasilitas
remote access ini. Pengujian ini akan kita lakukan dari mesin windows. Untuk
dapat melakukan remote access pada ssh-server dari mesin Windows, kita
memerlukan software ssh-client. Software yang paling banyak
digunakanadalah PuTTY
ataupun PieTTY. Pastikan kita memiliki software tersebut. Download dari
internet bila anda tidak memilikinya. Perhatikan gambar berikut yang
merupakan salah satu program ssh-client yang bernama PuTTY:
- Masukkan IP Address pada kolom yang disediakan (sebagai contoh di atas menggunakan IP 172.16.0.1, sebab server yang saya instal menggunakan IP tersebut).
- Pastikan kita menggunakan port yang bersesuaian. Umumnya/defaultnya ssh-server berjalan di port 22
Jika Putty baru digunakan pertama kali
untuk meremote sebuah server, mungkin akan muncul gambar seperti
dibawah, pilih Yes saja, sebab kita percaya (trust) pada host ini.
Setelah berhasil terkoneksi maka kita akan dihadapkan pada window berikut:
- Masukkan username yang terdaftar di mesin yang diremote tersebut
- Berikan password yang bersesuaian
Maka kita sudah berada di mesin remote
tersebut dan dapat mengeksekusi perintah-perintah seperti layaknya
berada dimesin tersebut.
Mudah bukan untuk dapat mengontrol atau meremote sebuah server Debian
dari jarak jauh. Jika kita telah sampai pada seperti gambar di atas,
berarti intalasi ssh-server kita dapat dikatakan berhasil. Program
ssh-client ini juga dapat untuk meremote server lain yang terinstal
ssh-server seperti FreeBSD, OpenBSD, dll. Sekian dulu dan semoga berguna
bagi kawan-kawan.
07.47
Inayah Dreamer





Posted in: 



0 komentar:
Posting Komentar